Online Business
Saya tertarik dengan bisnis online. Pengen punya situs yang tiap hari dibanjirin pengujung. Atau paling tidak Blog saya ini banyak yang mengunjungi ![]()
Disini saya mencoba untuk mencari situs yang digunakan oleh orang sini untuk “cakap-cakap” atau jual beli. Hasil pencarian menunjukkan banyak situs/forum untuk cakap-cakap atau jual beli di Singapura.
www.sgclub.com
www.sgforum.com
www.vr-zone.com
www.phing.com
www.mobinauts.com
Di Indonesia yang paling populer adalah kaskus (www.kaskus.us)
Kaskus merupakan fenomena. Dari awal di dirikan 3 mahasiswa sekarang jadi perusahaan.
http://whois.domaintools.com/kaskus.us
nah, pengennya punya bisnis kayak gitu. Di kompas, pendiri Mark plus menulis setiap hari ada sekitar 600ribu pengunjung kaskus.us. lalu setahu ku, ada sekitar 45juta pengguna internet di Indonesia.
Dulu forumponsel.com membernya banyak dan ramai, tetapi sepertinya mulai ditinggalkan.
Sepertinya di Internet berlaku, makin cepat makin baik –bukan pendukung partai yang kalah pemilu.
Contohnya dari amazon.com, ebay.com, jobsdb, yahoo adalah pioner. setelah member mereka banyak mereka melaju tanpa terkejar…
Walau untuk search engine hal ini tidak berlaku, google mengejar yahoo.
Ebay situs jual beli dan lelang terbesar. Hampir disemua negara besar eBay ada dan membernya banyak (eBay UK, eBay Canada, eBay Singapore). Banyak member berarti yang posting iklan buat jual dan yang tertarik untuk beli membuat situs tersebut ramai. Di Jepang, eBay kalah cepat buat situs jual beli dibanding dengan Yahoo. Yahoo duluan masuk ke Jepang untuk situs jual beli. eBay masuk belakangan dan tidak berhasil mengaet member yang banyak, sehingga yang jual dan beli sepi di eBay Jepang. Yahoo auction Jepang membernya lebih banyak jadi jualan disana lebih laku…
Saya pikir masih ada peluang.
Paling bagus memang punya situs sendiri dan kalo bisa besar seperti kaskus. Tetapi untuk jual dan beli, kita bisa memanfaatkan situs yang udah besar seperti Kaskus.
Saya ada buat thread jualan di kaskus. dan sempat bisa jualan beberapa bulan di situ
Tidak perlu buka ruko ga perlu ada yang jaga. Komunikasi lewat sms, reply dan PM. bisa sambil kerja, walo saat kerja jadi sering liat HP
jadi, pengguna internet yang 45 juta di Indonesia adalah pasar potensial.
Balik cerita sini, dengan penduduk yang sedikit, pasang iklan di situs jual belinya Singapura sepi dari orang yang nanya-nanya :p
Out of the Box
Inilah bulan ke-3 saya berkerja di singapura. Negara yang miskin sumber daya alam tetapi bisa makmur. Jauh lebih makmur dengan Indonesia yang alamnya kaya, Gemah Ripah Loh Jinawi. Air bersih, listrik, sayuran segar, daging Singapura beli dari tetangganya, Malaysia. Singapura luasnya hanya 704 Km persegi, lebih kecil jika dibandingkan dengan kabupaten Tanggerang (1.157 Km2) dan hampir sama dengan luas Jakarta. Penduduknya hanya 5.5 juta (Kota Jakarta: 8.8 Juta). Lebih dari 25% penduduk Singapura adalah pendatang, baik yang sudah Permanent Resident atau temporary (worker, student, etc). Singapore need more baby demikian artikel dari The Straits Times bulan Juli atau Agustus lalu. Ada bonus yang diberikan pemerintah Singapura jika Singaporean punya banyak anak. Coba kalo di Indonesia dibuat bonus seperti ini
Udah terlalu banyak pertanyaan mengapa Indonesia yang kaya tetapi penduduknya miskin? Tidak perlu dibahas, hanya berharap beberapa generasi ke depan Indonesia akan lebih baik. Pemilu Legislatif dan Presiden sudah langsung memilih wakil rakyat dan Presiden, cepat atau lambat perubahan pasti terjadi. Putra Indonesia terbaik akan muncul dan memimpin negeri ini.
Kalo dibaca dari brosur dan peta yang banyak disebar ditempat yang banyak wisatawannya, Negara ini mengandalkan sumber daya manusia untuk menggerakkan ekonomi dan kesuksesan membangun Singapura.
Saya hanya sekedar sharing, apa yang saya lihat dalam 3 bulan ini.
Pertama adalah soal perusahaan tempat saya bekerja (www.qa.com.sg). Ini bukan perusahaan sebesar Singtel, OCBC atau Singapore Airlines. Singtel punya saham lebih dari 30% di Telkomsel juga di Indosat, OCBC membeli sebagian saham Bank NISP, Singapore Airlines termasuk salah satu maskapai pernerbangan terbaik di bumi ini. Tetapi ada yang menarik disini, produk kami adalah Controller untuk Building Management System. Perusahaan ini tidak besar, tetapi mereka membuat design rangkaian controller, firmware untuk controller dan program untuk memprogram controller. Kami membuatnya sendiri. Berbicara dengan teman yang membuat prototype rangkaian controller ini, dia berkata : rangkaian dasar kamu bisa dapat dari perusahaan yang kita pakai chipnya. Contoh di www.zilog.com sebagai Processor.
Itu adalah idenya. Saya kemudian bandingkan apa yang saya kerjakan di Indonesia, buat program. Disini saya juga buat program, tetapi bedanya: di Jakarta saya buat aplikasi bisnis yang sudah sangat banyak dibuat orang, umum dan bisa didapat gratis di Internet source codenya. Disini saya buat program juga, tetapi bukan untuk bisnis, untuk controller. Program ini jarang dan spesifik untuk controller kami.
Controller ini berperan dalam manajemen gedung seperti kontrol AC, fan, fire alarm, Lift, Lighting Control dan sebagainya. Peluang masih banyak disini, standard untuk Building Management System (controller ini bagian dari Building Management Sytem – BMS) sendiri belum baku. Ada tiga protokol yang dipakai dalam BMS dan masing-masing berkembang untuk menjadi standard dan sempurna. Ada peluang disini, khususnya untuk membuat aplikasi yang bisa digunakan untuk masing-masing protokol. Contoh perusahaan yang menjual program untuk salah satu protokol (BACnet) adalah www.scadaengine.com.
Mungkin untuk membuat program sebesar program Microsoft Office adalah sulit. Tetapi untuk membuat program yang sesuai dengan protokol BACnet sehingga bisa digunakan membaca data di controller itu lebih kecil dan mudah.
Kesimpulan.
1. Perusahan kami membuat controller yang dipasar memang jarang dimasukin oleh perusahaan lain. Tetapi Siemens punya alat seperti ini.
2. Belajar dari standar protokol yang ada, kami mengembangkan controller kami sendiri yang memenuhi standard protokol resmi saat ini (BACnet, LonWork dan Q-Bus)
3. Sepertinya tidak banyak yang bermain dibisnis ini, sehingga kami bisa menjual controller kami ke Amerika, Qatar, China, Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia, controller kami dipakai di Energy Building, gedung baru dibelakang gedung Bank Niaga di Jl. Sudirman, milik Medco Group.
BACnet
BACnet:
BACnet – A Data Communication Protocol for Building Automation and Control Networks. Developed under the auspices of the American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE), BACnet is now an American national standard, a European pre-standard, and a potential global standard. The protocol is supported and maintained by ASHRAE Standing Standard Project Committee 135.
BACnet is “a data communication protocol for building automation and control networks.” A data communication protocol is a set of rules governing the exchange of data over a computer network. The rules take the form of a written specification (in BACnet’s case they are also on compact disk) that spells out what is required to conform to the protocol.
BACnet provides a standard way of representing the functions of any device, as long as it has these functions. Examples are analog and binary inputs and outputs, schedules, control loops, and alarms. This standardized model of a device represents these common functions as collections of related information called “objects,” each of which has a set of “properties” that further describe it. Each analog input, for instance, is represented by a BACnet “analog input object” which has a set of standard properties like present value, sensor type, location, alarm limits, and so on. Some of these properties are required while others are optional. One of the object’s most important properties is its identifier, a sort of numerical name that allows BACnet to unambiguously access it. Once devices have common “appearances” on the network in terms of their objects and properties, it’s easy to envision messages that can manipulate this information in a standard way.
http://www.scadaengine.com/
Hardware Sizing (Lesson when PoC in Insurance Company)
Saat PoC disalah satu perusahaan asuransi (Berdiri tahun 1975) kita dihadapkan dengan pertanyaan berikut:
Ok, saya tertarik dengan QlikView dari sisi chart, tabel, reporting, kecepatan pembuatan aplikasi ok, tetapi saat ini ditest dengan file QVW yang besarnya diatas 200MB performancenya lambat. Saya ingin membeli server. Bagaimana spesifikasi server yang cocok? Proyeksi kedepan adalah performance server mesti cepat dengan data yang ada saat ini >200MB dan yang pasti akan terus bertambah dan saya ingin investasi server ini bisa terus dipergunakan selama 5 tahun.
Mabok, 5 tahun? 5 tahun kedepan Anda jadi apa? Anak udah berapa? lalu tinggal dimana 5 tahun kedepan? Lalu udah jadi owner kah 5 tahun lagi ? hehhe…
Jawabnya, Ok. Kita perlu Hardware Sizing. Teman tanya-tanya ke QlikTech Australia jawabnya tidak ada formula baku. Hiss.. jadi teringat jawaban Customer: Kita semua tau, performance bisa ditingkatkan jika menambah RAM, menambah jumlah Processor, atau mengganti processor dengan Processor yang lebih cepat, tapi formulanya bagaimana?
Ya, tidak ada formula yang baku. Tidak ada rumusan x MB file QVW dengan n User yang online butuh server dengan Processor dual quad core dan memory 16 GB. Tidak ada, kata QlikTech Australia. Kalo ditanya ke Support QlikTech Center gak ada balasan, emailnya hilang ditengah jalan, gak nyampe di Swedia hehehe. Support hanya bilang uninstall aplikasi QV sekarang dan install dengan QV terbaru yang ada di ftp.qliktech.com hehe
Jawaban yang lebih teknis didapat dari Finn-QlikTech Australia. Dia juga memberikan dokumen tentang Understanding QlikView Hardware Sizing. Berikut adalah summary nya.
Tujuan dari QlikView Hardware Sizing
Hardware Sizing digunakan untuk menjawab pertanyaan berikut:
1. Jika saya sudah mempunyai server dengan spesifikasi sebagai berikut… berapa banyak user yang dihandle dan seberapa besar data yang masih bisa diproses dengan performance yang ok, atau
2. Saya mempunyai x user dan y Byte data, spesifikasi server yang bagaimana yang saya butuhkan?
Ya, tidak ada formula baku yang tinggal dimasukkan x user dan y Byte data kemudian keluar spesifikasi servernya.
Cara QlikView Hardware Sizing
Pada prinsipnya untuk mengukur perfomance QlikView server (terkait dengan hardware) harus ada dulu file QV yang berisi data production (dalam kasus ini adalalah seluruh data asuransi jiwa yang dimiliki oleh perusahaan ini, berarti jika ada yang mengasuransikan dirinya pada saat perusahaan ini berdiri tahun 1975 dan masih hidup sampai sekarang (33 tahun) ikut dalam QVW ini). Data asuransi jiwa memang banyak terkait dengan masa polis yang ada sampai seumur hidup. File ini akan ditest dengan server yang ada saat ini dan diukur performancenya. Dari sini diproyeksikan Hardware Sizing yang dibutuhkan
. Kalau lambat berarti Processor dan Memory mesti ditingkatkan (semua udah tahu ya? hehe)
Karena tidak ada formula yang baku, maka untuk bisa melakukan hardwaer sizing kita harus mengerti bagaimana caranya QlikView bekerja. Hal-hal yang mempengaruhi performance QlikView akan dibahas.
1. RAM
Memory (RAM) adalah tempat data saat QlikVew akan melakukan analisa.
Jika sudah ada file QVWnya (di perusahaan asuransi ini besarnya > 200 MB) maka isi file ini akan diload seluruhnya ke memory begitu file dibuka. QlikView hanya bisa melakukan analisa jika datanya sudah tersedia seluruhnya di memory. Analisa seperti Produk apa yang paling besar setoran preminya, siapa agen dengan produksi terbanyak atau di perusahaan ReAsuransi mana dana yang kita tempatkan paling banyak? Contoh Kasus saat data 200MB diload ke Memory, Memory yang dibutuhkan untuk menyimpan data dari file QVW: 800MB. Kemudian Windows Server butuh 600MB dan QlikView Server butuh 100 MB. Total memory yang dibutuhkan 1,5GB.
Jika memory kurang dari 1,5 GB maka QlikView akan menampilkan out of memory. Data yang ada disimpan dimemory adalah data unaggregated, artinya data belum dihitung, dalam contoh kasus ini belum diketahui setoran premi yang terbesar, agen yang produksinya paling banyak dsbnya, kecuali dalam aplikasi QVW saat dibuka ditampilkan chart yang membutuhkan aggregated data, maka data unaggregated tersebut akan dihitung.
2. Processor
Untuk menghitung (data unaggregated menjadi aggregated) dibutuhkan kinerja processor. Saat ada chart, tabel atau apapun yang berupa User Interface yang perlu ditampikan atau menjawab selection yang dilakukan oleh user, maka Processor akan dibebani. Kinerja Processor adalah liner, artinya jika untuk memproses selection data butuh 6 detik jika menggunakan single processor, maka selection ini akan butuh 3 detik jika menggunakan dual processor, akan menjadi 1.5 detik jika menggunakan processor quad core, 0.75 detik jika menggunakan two quad core processor.
Jika kecepatan processor cukup maka untuk memproses 100 juta record data seharusnya instan sesuai dengan moto: qlik and view.
3. Harddisk
Harddisk tidak berperan banyak dalam penentuan performance server. Harddisk dibutuhkan saat data diload ke memory, setelah ini jika memory cukup, data di harddisk tidak akan dibaca ulang. Harddisk akan dipakai kembali jika memory penuh dan QlikView membutuh memory tambahan untuk menyimpan data atau menyimpan hasil kalkulasi (agregated data). Pengunaan Harddisk sebagai memory cadangan dikenal sebagai Virtual Memory. Konsekwensi pengguanaan Harddisk adalah perfomance drop dan bisa muncul undesirable error.
Berikut adalah contoh hitungan proyeksi qlikview hardware sizing:
Geocaching is Treasure Hunt?
Geocaching, mungkin jarang didengar. Treasure Hunt mungkin lebih bisa dimengerti. Geocaching: “Geo” for global and “caching” adalah harta karun tersembunyi. Geocaching adalah aktifitas orang yang mencari “treasure” dengan bantuan GPS. Treasure disini bukan harta karun dalam arti sesungguhnya. Treasure disini bisa gunung, hutan, sungai, kota atau tempat parkir.
Teknologi GPS saat ini bisa digunakan dengan mudah dan alatnya murah. Leader dari alat GPS saat ini adalah Garmin. Sepertinya di Jakarta udah mulai marak memaang GPS di mobil atau alat bergerak lainnya yang butuh navigasi. Alat GPS ini sendiri peta dan chip GPS untuk komunikasi dengan satelit GPS. Menurut situsnya Garmin, di atas bumi ada 24 satelit. Satelit ini kepunyaan militer Amerika. Awalnya untuk keperluan meliter tapi karena penggunaannya untuk sipil dirasa banyak, maka penggunaan satelit ini untuk sipil diperbolehkan. Penggunaan satelit disini adalah sinyal radio GPS. Alat GPS dan Satelit GPS akan berkomunikasi dengan gelombang radio. Saat alat GPS ini berkomunikasi dengan satelit, minimal ada 4 satelit yang akan terlibat. Dengan cara ini posisi alat GPS tersebut bisa diketahui. Pokoknya ada matematikanyalah, minimal dibutuhkan 3 satelit untuk mengetahui sebuah posisi di bumi. Dengan demikian tidak ada satu tempatpun dibumi yang tidak diketahui koordinatnya. Kost saya koordinatnya:
S 06o 13.104′ E 106o 49.307′
silahkan berkunjung-o adalah derajat. Masukkan koordinat tersebut di alat GPS anda dan, tralla…. akan diketahui di alat GPS Jalan apa? dan Petanya. So, mencari alamat sekarang ini bukan lagi Jl apa No Berapa tapi koordinat seperti diatas, dijamin tidak tersesat :p.
Di Samsung i780 sudah buit-in GPS receiver. Ponsel ini bisa digunakan sebagai navigator. Saya menggunakan software garmin untuk mengolah data GPS tersebut. Dengan ponsel ini Anda bisa tentukan satu alamat dan Garmin akan memberi tahu cara tercepat untuk sampai ke alamat tersebut. Jika Ponsel dibawa dalam mobil dia akan memberitahu kecepatan mobil, perkiraan waktu sampai disana, jalur tercepat dan cuaca ditempat tersebut. Hebat ya ?
Kembali ke Goecaching, Geocaching ini lebih merupakan permainan dengan menggunakan teknologi tinggi. Permainannya adalah, seseorang menentukan koordinat sebuah tempat. Kemudian orang lain diundang untuk mencari tempat tersebut. Cek situs http://www.geocaching.com jika ingin ikut dalam permainan ini. Salah nama tempat yang dijadikan target geocaching adalah Gunung Sibayak, tahukah Anda dimana Gunung tersebut: http://tinyurl.com/6csa9w. Jika Anda pernah kesana, coba kirimkan foto Anda dengan alat GPS anda. Kalo punya “treasure” lain boleh disharing juga ke situs tersebut. Tentunya kalo ketemu “treasure” sebenarnya jangan kasi tahu koordinat GPS nya. Simpan sendiri saja. Apa hadiah jika kita menemukan treasure tersebut (istilahnya cache). Cache disini yang paling mudah dimengerti adalah gunung, hutan tetapi bisa juga bentuk lain berupa barang. Jadi yang dicari adalah barang tersebut. Biasanya setiap cache ada log book-nya. Log ini biasa kertas yang disimpan dalam waterproof container. Disitu dimuat informasi siapa yang sudah datang kesitu, goodies atau joke dari orang yang sudah menemukan cache tersebut. Jika Anda menemukan barang kecil maka Anda juga diharapkan meninggalkan barang kecil sebagai hadiah buat orang lain yang tertarik untuk menemukan cache tersebut.
Link:
http://www.geocaching.com
http://garmin.com/
Jualin QlikView
ceritanya gini nih…
Kantor sekarang organisasinya ramping, orangnya gak banyak kontras dengan kantor yang lama.
Sore ini baru pulang dari presentasi di depan calon partner. Mereka IT Solution berkantor di daerah Panglima Polim. Ketemu 3 orang yang semuanya dari marketing (Pre Sales, Sales Manager dan Direktur Marketing). Presentasi dengan boss. Mereka (bosku dan ke-3 orang dari calon partner adalah teman lama) dulunya mereka semua berkerja dalam 1 kantor yang sama.
Jargonnya yang dibahas adalah gimana jualnya. Selama ini hanya mengurusi tehnical. Sepertinya harus pindah kuadran juga. Coba dan lakukan skill lain. Sepertinya menarik presentasi di depan orang, mencoba mencari ada yang dibutuhkan. Aplikasi BI dengan beragam industri. Pengalaman PoC di 2 industri yang berbeda (Asuransi dan Manufakturing) keduanya menyaratkan business rule yang berbeda. Tentunya saat menjual kita harus tau apa yang dibutuhkan.
Sebulan berselang sudah coba email ke beberapa orang (total email mungkin diatas 200 tetapi dalam perusahaan yang sama hehe karena saya ambil list email dari kantor lama yang punya banyak anak perusahaan, kirim blast email) tetapi saat ini belum ada tanggapan. Begini rupanya susahnya jadi orang marketing, di email banyak tapi gak ada tanggapan hehe. Kalo call belum tau tuh di perusahaan tersebut orang ITnya siapa.
Yang ada tanggapan adalah Bapak yang di Toyota. Tapi baru nanya-nanya doang. Udah dikirim email biar di mulai saja PoC. Tetap dikirimin email ke Bapak ini info tentang qlikview yang kira cocok dengan mereka. Biar tetap ingat QlikView nya
. Marketing memang bukan tanggung jawab saya, tetapi ada waktu kosong yang bisa dimanfaatkan. Ikutan milis SQL Sever, kalo ada yang nanya BI langsung dikirim email tentang QlikView
, japri tentunya.
Hasil PoC, Perusahaan Manufaktur Sepeda Motor
Galang Rambu Anarki anakku // lahir awal Januari menjelang Pemilu // Galang Rambu Anarki dengarlah // tangisan pertamamu ditandai BBM melambung tinggi.
Gak ada hubungannya dengan lagu Iwan Fals
BBM naik tinggi banyak yang naik motor ke kantor mungkin ada hubungannya.
PoC tanggal 10, 11 dan 14 di Perusahaan Manufaktur Sepeda Motor. Mereka punya dana yang kuat untuk membeli product IT yang berguna buat perusahaan. Manajemen kantor wanti-wanti bahwa PoC ini jangan gagal. Mereka harus tertarik untuk membeli QlikView. Implementasi skala PoC harus berhasil. Kita mesti dapat account ini. Begitulah petunjuk yang diberikan Bapak Soeharto kepada kami.
Dari persiapan PoC spertinya data tidak terlalu masalah, mereka sudah membuatkan satu tabel untuk dijadikan bahan PoC. Tabel ini dibuat dari store procedure. Database mereka adalah Oracle.
Hari I saat Poc masih install Oracle client copy file tns
Saat pembuatan Dashboard langsung ditampilkan proses pembuatannya lewat Proyektor. Team mereka melihat kita melakukan koneksi ke server, ambil data, reload, buat grafik, tabel, dashboard. Grafik yang menarik disini adalah pembuatan Scatter Chart dimana backgroundnya adalah peta Indonesia. Kemudian di peta tersebut ada titik yang menandai Master Dealer di setiap propinsi. Titik kadang berwarna merah, kuning dan hijau sesuai dengan target sales yang dicapai. Kayak lampu lalu lintas. Hijau tentungnya target tercapati, kuning engga dan seterusnya.
What If yang dientri di pivot tabel juga dimasukkan, alert akan muncul jika Sales tidak mencapai target, tampilan dashboard dijadian PDF dan dikirim lewat email (report), skema YTD, MTD dan stock adalah stock per tanggal terakhir merupakan hasil PoC yang berhasil kami buat.
Di PoC ini dicoba juga QV SAP Connector. Install QlikView connector ini tidak berhasil pada hari 1 dan ke 2. Ada masalah buffer, log dan sebagainya. Install baru bisa berhasil setelah teman BASIS dari perusahaan lain turun gunung. Tanggal 29 Juli 208 besok hasil PoC akan dipresentasikan ke GM IT dan Div. Head.
Besok harus ke AHM dan semoga Pak J yang mempresentasikan hasil PoC berjalan dengan mulus, managemen mereka bisa menerima harganya dan beli QlikView.
Hidup QlikView !!!
Hasil PoC, Perusahan Asuransi
Selama bulan Juli ini kegiatan kantor kebanyakan adalah PoC (Prove of Concept).
Tanggal 7 – 9 Juli di Perusahaan Asuransi dan 10,11, dan 14 Juli di Perusahaan Manufaktur (Salah satu pembuat Sepeda Moter terbesar di negeri ini).
Tulisan I ini tentang POC di Perusahaan Asuransi.
Perusahaan Asuransi
Untuk PoCini persiapan sudah mantap. Database mereka dari SQL data yang ada dari tahun 197X (sorry mungkin ini confidential). PoCberlangsung cukup bagus, ada script yang harus dibuat untuk menghasilkan report yang mereka inginkan. Dari PoCini diketahui juga bahwa data transaksi mereka ada yang tidak lengkap, salah atau link missing. Semua requirement terpenuhi, saat tulisan ini diketik hasil PoCsedang dipergunakan untuk perbaikan data. Karena banyak data yang tidak lengkap sehingga data tersebut diperbaiki dulu (transaction application jalan di AS/400). Begitu data sudah ok akan disubmit ke Direksi untuk diputuskan pembeliannya. Mudah2an dibeli
Pelajaran yang bisa didapat selama PoC:
1. Dengan persiapan yang baik pengambilan data bisa cepat.
Kami meminta nama tabel dan kolom yang menjadi sumber data. Begitu hari H PoC, script untuk file QlikView sudah ada. Jadi proses ETL (Extract, Transform, and Load) bisa cepat.
2. Script untuk pengambilan Regional
Regional didalam data mereka mesti digunakan Self Join, karena Regional dan kode Area digabung jadi satu.
Contoh:
Dari data Master Asuransi ada Kode Area xxx
Dari data Regional ada Kode Area, RefArea, Regional.
Master Data Asuransi
Kode Area: xxx
Master Data Area
Kode Area, RefArea, Regional
xxx pp -
pp – Kalimantan.
Jadi, jika disebut Kode Area: xxx harus bisa didapatkan Regionalnya.
Scriptnya sudah saya buat, tapi karena filenya gak bisa dicopy gak bisa dapat scriptnya.
Udah gak ingat lagi, scriptnya kemarin gimana. Scriptnya hanya Join tabel biasa.
3. Script untuk Production
Data di tabel Production ini berisi pembayaran Premi. Pembayaran premi bersifat komulatif.
Setiap bulan terjadi akumulasi pembayaran, tentunya pembayaran ini bergantung pada periode pembayaran.
Jika Periodenya adalah bulan, makan akumulasi terjadi setiap bulan, jika bukan bulan, seperti 2 bulanan maka akumulasi pembayaran premi akan terjadi setiap dua bulan.
Masalah ini bisa selesai dengan menggunakan perintah Peek() digabung dengan IF.
4. Pembuatan Dashboard disesuaikan requirement awal yang mereka minta.
Dashboard mencukupi Nilai Polis, Nilai Cliam, Performance Agent, Nilai Re Asuransi. Hal menarik dari dashboard ini adalah What If yang bisa diinput langsung pada pivot table.
Persiapan POC, Prove of Concept
QlikView menggunakan konsep coba dulu baru beli untuk menjual produk ini. Calon customer diperbolehkan untuk mencoba aplikasi QlikView sebelum membeli. Tidak ada resiko beli produk yang akhirnya tidak bisa dipakai, begitulah kira-kira tujuannya.
Sebagai Master Reseller QlikView Indonesia, kita bertanggung jawab untuk meng golkan POC ini. Maksudnya POC sukses dan mereka mau beli.
POC menggunakan data dari database mereka. Berikut saya gambarkan persiapan POC di 2 perusahaan yang berbeda, 1 di perusahaan asuransi dan 1 lagi di manufaktur sepeda motor.
#1, Perusahaan Asuransi
Data dari SQL Server, tabel-tabel yang diambil sebagai sample data ada 10 tabel plus Excel file.
Tabel yang di SQL ada yang butuh normalisasi. Hubungan antara tabel1 dengan tabel yang lain bisa dibuat tetapi butuh mencermati hubungan tersebut apakah sudah benar (hubungan master-detail dan informasi data yang didapat jika dilakukan klik pada 1 tabel yang terhubung ke tabel yang lain). Ada 2 tabel yang butuh script yang panjang agar informasi yang diinginkan dapat ditampilkan. Data produksi Agen dan premi yang didapat.
#2, Perusahaan manufacturing
Data sudah cukup bagus, data di Oracle, SAP dan Excel.
Sample Data yang Oracle (tersebar dibeberapa tabel) sudah bisa disummary ke satu tabel yang memenuhi kebutuhan POC.
Hal penting:
1. Pastikan di persiapan POC apa yang diinginkan customer
2. Skope di POC sebisa mungkin tidak luas (1 bagian di business process) tetapi dapat menggambarkan peran QlikView sebagai penyaji informasi bisnis.
3. Data di setiap perusahaan berbeda tingkat normalisasinya, ada yang butuh effort cleansing ada yang tidak. Pastikan bahwa kita mengetahui seberapa rumit untuk cleansing dan membuat relasi data/tabel.
4. Jangan menggunakan record terlalu banyak, performance akan terganggu.
5. Pastikan keinginan user akan Dashboard yang mereka mau. Informasi bisnis biasanya untuk konsumsi managemen, kemudahan pengguanaan diutamakan.
Cobalah Google Translate
Saya menyimpan file Microsoft Word yang berisi standar email untuk memperkenalkan QlikView. File ini didapat dari Qlikopedia, semacam portal yang berisi all about QlikView. Standard email ini ditulis dalam bahasa Perancis. Bingung mengartikannya. Coba deh translate email berikut:
Bonjour,
Je me permets de vous contacter afin de vous présenter QlikView, une suite logicielle intégrée pour les applications décisionnelles.
Elle couvre tous les types d’analyse et de reporting pour tous types d’entreprises.
Cet outil est révolutionnaire dans sa conception : il introduit de nouvelles méthodes pour l’analyse décisionnelle et surtout ne repose pas sur les technologies traditionnelles, qui réduisent le nombre de dimensions possibles.
QlikView embarque nativement un ETL intégré qui permet de récupérer tous types de données. Vous êtes ainsi libre d’importer/exporter toutes données de n’importe quel applicatif développé en interne, ou bien issues d’un progiciel ou ERP du marché.
QlikView permet la manipulation en temps réel et en mémoire vive d’importants volumes de données, autorisant ainsi le déploiement à grande échelle d’applications décisionnelles sophistiquées en quelques jours.
QlikView à plus de 4 400 références dans 58 pays et la solution est utilisable pour tous les départements de l’entreprise (Commercial/Marketing, Finance, RH…)
Outre des centaines de moyennes entreprises (Eden Park, Caroll, Meilleurtaux.com, Siagi, Eram, les Editions Atlas, la Mairie de Lens, La Communauté Urbaine de Lille,…), QlikTech équipe de grands groupes tels que Pfizer, AstraZeneca, 3M ou The Campbell Soup Company
«…QlikView est un produit tellement incroyable, qu’après l’avoir implémenté pour le Contrôle de Gestion, nous l’avons étendu à la demande des utilisateurs au service Commercial, à la Production et bientôt à la Direction Générale. ».rapporte Eric Harand, DSI de Eden&Park
«… nous avions entendu parler de cette solution comme étant totalement novatrice dans son approche. Nous avons assisté à une présentation du produit, et avons été immédiatement séduits », confie Nebojsa Stojanovic, Directeur Informatique de Meilleurtaux.
Afin de vous présenter cette offre j’aimerais vous rencontrer. Auriez-vous des disponibilités pour me recevoir ?
Dans l’attente de votre réponse, je vous prie d’accepter mes salutations les meilleures.
XXX XXXXX
SSSSS SSSSSSS
Si vous souhaitez ne plus recevoir de mail de ma part, n’hésitez pas à me renvoyer ce dernier avec la mention ”STOP” en objet et je vous prie de bien vouloir m’excuser de vous avoir importuné.
Pagi ini ketemu Google Translate, coba-coba terjemahkan email diatas, hasilnya lumayan bisa dimengerti. Salah dan benarnya gak tahu. Orang gak ngerti bahasa Perancis. Tapi salut buat Google. Google melayani pengguna internet sangat baik.
Allow me to contact you so that you submit QlikView, an integrated suite of software applications for decision-making.
It covers all types of analysis and reporting for all types of businesses.
This tool is revolutionary in its design: it introduced new methods for analysis and especially not based on traditional technologies, which reduce the number of possible dimensions.
QlikView loads natively an integrated ETL will retrieve all types of data. You are thus free to import / export all data from any application developed internally or from a software or ERP market.
QlikView allows the manipulation in real time and in memory of large volumes of data, thus allowing large-scale deployment of sophisticated applications decision-making in a few days.
QlikView to more than 4 400 references in 58 countries and the solution is usable for all departments of the company (Commercial / Marketing, Finance, HR …)
In addition to hundreds of medium-sized enterprises (Eden Park, Caroll, Meilleurtaux.com, Siagi, Eram, Editions Atlas, the Municipality of Lens, Lille Urban Community,…), QlikTech team of major groups such as Pfizer, AstraZeneca, 3M or The Campbell Soup Company
“… QlikView is a product so incredible that after having implemented for management control, we have extended at the request of users at Commercial Service, Production and soon the Directorate General. . “Relates Eric Harand, DSI & Eden Park
“… We heard about this solution as being totally innovative in its approach. We attended a presentation of the product, and we were immediately enthralled, “says Nebojsa Stojanovic, Director of Information Meilleurtaux.
In order to present this offer I would like to meet you. Do you have any availability for me?
While awaiting your response, please accept my best greetings.
XXX XXXXX
SSSSS SSSSSSS
If you no longer wish to receive mail on my part, do not hesitate to send me back this year with the words”STOP”in the subject and I request you to apologize to have you alone.